Seorang Pria Sukses yang Tega Menjual Ibunya di Depan Para Tamu Undangan, Namun dengan Akhir yang Sangat Mengharukan

Seorang  anak kampung yang sekarang menjadi orang yang sukses, menjadi pemimpin sebuah perusahaan besar, telah menikah dengan seorang gadis cantik dan kaya. Ketika pernikahannya sedang berjalan, Ibu pemuda ini datang menemui anaknya yang sedang melangsungkan pernikahan.

Ibu pria ini menemui anaknya di pelaminan, dan pria ini memeluk ibunya dan menciumnya. Akan tetapi berbeda dengan sikap istrinya yang baru ia nikahi. Istri pria ini meresa tidak senang dengan kehadiran ibunya di pernikahan. Kemudian istrinya berbicara kepada suaminya.

“Ibumu suruh turun, malu karena Ibumu miskin dan pakaiannya jelek.” Kata istrinya.

“Nanti saya beritahu Ibu untuk turun” Tanya suaminya.

Sekarang juga!, kalau tidak aku sendiri yang akan menegur Ibumu turun” Paksa istrinya.

“Tidak! Bagaimanapun juga ini adalah Ibuku yang telah melahirkanku” Jawab suaminya.

“baiklah kalau begitu, aku yang akan paksa Ibumu turun”

“Jangan!!!”                               

Kemudian pria ini mengatakan kepada ibunya dengan perkataan yang lembut dan sopan.

“Ibubisa  turun sebentar nanti saya nemuin Ibu.”

“Kenapa nak dengan Ibu?”  Dengan wajah yang sedih Ibu pria ini bertanya.

“Istriku yang menyuruh, katanya dia malu melihat pakaian Ibu jelek dan miskin” Jawab anaknya.

Baiklah nak…” Ibu pria ini turun dengan sangat sedihnya.

Kemudian dengan sedihnya, Ibu pria ini turun dengan sedih hatinya. Di lain itu, pasangan pengantin itu sedang dalam pemotretan. Dalam pemotretan itu, pria ini melihat Ibunya berjalan dengan sedih.

Akhirnya tanpa pikir panjang, pria ini meninggalkan istrinya yang masih dalam pemotretan turun dan menghentikan music pernikahannya. Dihadapan semua para tamu undangan pria ini mengumumkan siapa yang datang ke pernikahannya.

Para tamu undangan, ini Ibu saya. Siapa yang sanggup membelinya?” Tanya si pria ini.

Ibunya sungguh kaget mendengar anaknya berkata seperti itu di depan para tamu undangan. Ibunya sangat terpukul dan sedih sekali mendengarnya. Bagaimana perjuangannya yang telah membesarkannya hingga sukses sampai sekarang ini.

Ada yang sanggup membeli Ibu saya?” Tanya pria ini lagi. Dan Ibunya tambah hancur mendengarnya.

Kalau kalian hanya bisa terdiam saja, itu berarti kalian tidak bisa membeli Ibu saya!”  Ucap pria ini lagi.

Tidak lama berselang, pria ini menghampiri Ibunya. Sesampainya didepan Ibunya, pria ini tiba-tiba membungkukkan badannya dan mencium kaki ibunya. Setelah itu pria ini dipeluk erat oleh Ibunya. Ternyata betapa berharganya Ibunya itu baginya. Kemudian pria ini memperkenalkan Ibunya.

Kenalkan ini Ibu saya yang cantik, seorang Ibu yang berjuang membesarkan saya dengan penuh  kasih sayang. Sehingga saya bisa menjadi manusia yang berguna seperti sekarang dan mampu menikahi perempuan kaya seperti hari ini. Tidak ada seorangpun yang mampu menggantikan Ibu saya dan tidak seorangpun yang mampu membeli Ibu saya dengan harga berapapun. Maka hari ini saya akan membeli Ibu saya,karena wanita manapun bisa dibeli dengan maharnya, tetapi Ibu saya tidak aka nada yang mampu membelinya!”

Ibunya sangat terharu mendengarnya dan sangat senang dengan anaknya walaupun dalam keadaan menangis. Kemudian pria ini membawa Ibunya bersama saudaranya untuk membawanya pulang, dan meninggalkan pernikahannya yang sedang berlangsung.

 

 

Leave a Reply