8 Jenis Ikan Buaya atau Ikan Aligator

Ikan Buaya – Ikan buaya atau bisa juga disebut dengan ikan Alligator adalah ikan yang memiliki mulut berbentuk mirip dengan buaya atau Alligator. Mereka adalah ikan terbesar dalam keluarga gar dan terbesar juga diantara ikan air tawar di Amerika Utara.

Ikan Buaya sering disebut sebagai ikan primitif atau fosil yang hidup kembali yang mirip dengan ikan arapaima. Kenapa bisa seperti itu? karena mereka masih memiliki beberapa morfologi karakter nenek moyang mereka. Karakter tersebut seperti katup spiral umum yang terdapat pada sistem pencernaan ikan hiu.

Mereka juga bisa bernafas dengan udara atau pun air. Nama mereka diambil dari kemiripan buaya Amerika yang memiliki moncong luas dan gigi tajam yang panjang. Perbedaan ikan buaya dengan ikan lainnya adalah tidak memiliki sisik. Akan tetapi sisik ikan buaya berbentuk berlian bergigi sisik ganoid yang hampir tidak tertembus.

Ikan buaya dewasa memiliki garis ganda pada gigi tajam yang besar di rahang atas yang mereka gunakan untuk mencengkram mangsanya. Akan tetapi mereka juga termasuk ikan hias bagi para pecintanya. Di bawah ini terdapat beberapa jenis ikan buaya yang bisa anda ketahui.

Alligator Gar (AtractosteusSpatula)

en.wikipedia.org

en.wikipedia.org

Alligator Gar ini merupakan gar terbesar dari tujuh spesiesnya. Ukurannya dapat mencapai hingga panjang 3 meter. Dan dapat memiliki berat hingga 140 kilogram. Sekarang banyak yang memilihara ikan ini sebagai ikan peliharaan.

Meskipun fosil gar ini telah ditemukan di Amerika Tengah, Amerika Utara, Eropa, dan Asia, anggota keluarga gar ini dibatasi untuk tujuh spesies yang hidup di Amerika tengah dan Amerika Utara.

Habitat sebagian besar ikan ini mendiami sungai yang bergerak lambat, ada juga yang hidup seperti di danau, waduk, teluk, air tawar dan air payau. Akan tetapi ikan ini mengalami penurunan populasi di Amerika dikarenakan pemancingan yang berlebihan, pembangunan tanggul, bendungan, dan perangkat pengendalian banjir lainnya.

Tropical Gar (Atractosteus Tropicus)

quest4fish.wordpress.com

quest4fish.wordpress.com

Ikan buaya jenis gar tropis dapat ditemukan di air jernih dari selatan Meksiko hingga ke Kosta Rika. Pernah tercatat ikan buaya ini dilaporkan memiliki panjang hingga 1,25 meter di alam liar, dan memiliki berat hingga 2,98 kilogram.

Gar tropis sangat mirip dengan gar longnose seperti dalam warna dan tanda-tanda. Akan tetapi bisa dibedakan dari ukuran moncong yang terlihat lebih luas.

Habitat spesies gar tropis ini dapat ditemukan di danau besar, di sungai dan anak sungai yang memiliki aliran air lamban. Ikan jenis gar sangat jarang yang menghuni atau habitatnya berada di aliran sungai yang megalir sangat deras. Mereka cenderung lebih suka aliran air yang lebih tenang.

Spotted Gar (Lepisosteus Oculatus)

www.glerl.noaa.gov

www.glerl.noaa.gov

Spotted Gar atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut sebagai tutul gar karena ikan ini memiliki warna tubuh atau sisiknya seperti macan tutul. Ikan ini merupakan spesies terkecil dari keluarga gar. Habitat ikan ini biasanya menempati sungai yang dangkal dan tenang, selain itu mereka banyak yang hidup di danau.

Ikan ini termasuk ikan yang sangat rakus. Mereka memakan berbagai jenis ikan dan krustasea. Umur maksimal ikan ini mencapai 18 tahun, untuk usia dewasa jantan antara dua atau tiga tahun, sedangkan usia betina dewasa antara tiga atau empat tahun.

Ikan betina memasuki kematangan seksual pada umur 6 tahun. Rata-rata ikan betina memiliki umur lebih lebih lama daripada ikan pejantan, dan ikan betina memiliki badan lebih besar juga daripada pejantannya.

Longnose Gar (Lepisosteus Osseus)

thebrackishtank.tumblr.com

thebrackishtank.tumblr.com

Longnose Gar merupakan ikan pari primitif dari keluarga gar. Dikenal juga sebagai Gar Needlenose yang dapat ditemukan di sepanjang pantai timur Amerika Utara dan Amerika Tengah.

Mereka juga dapat ditemukan di danau air tawar yang terdapat di Kansas, Texas, dan New Meksiko. Kemungkinan besar mereka telah hadir di Amerika Utara sejak sekitar 100 juta tahun yang lalu.

Persebaran mereka paling banyak terdapat di Amerika Tengah, Amerika Utara, Kuba, dan Kepulauan Pines. Habitat mereka terdiri dari beberapa tempat seperti di dekat pohon tumbang, singkapan batu, dan vegetasi.

Makanan yang paling sering dimakan oleh ikan Longnose Gar berupa ikan kecil seperti belut listrik yang cukup berbahaya juga, terkadang juga serangga dan krustasea kecil, dan sebagian besar mereka makan di malam hari. Mereka juga memiliki pesaing dalam mencari makan. Selain predator lain, pesaingnya juga dari spesiesnya sendiri.

Cuban Gar (Atractosteus Tristoechus)

wikipedia.org

wikipedia.org

Cuban Gar adalah spesimen yang sangat menarik. Sebagai hewan peliharaan, Cuban Gar merupakan hewan yang setara dengan membeli binatang prasejarah. Meskipun dianggap sebagai hewan yang terancam punah, hewan ini salah satu spesimen primitif yang masih hidup sampai saat ini.

Perlu dicatat bahwa Cuban Gar merupakan ikan yang sangat hangat, dan mereka dapat hidup hingga puluhan tahun jika dipelihara dengan baik. Ini berarti investasi dalam tangki yang sangat besar, atau mempertimbangkan instalasi luar ruangan yang dapat cukup untuk dipanaskan dan dipelihara.

Pemeliharaan tangki dan pemeliharaan habitat ikan ini dapat menjadi sederhana karena mereka memiliki toleransi yang luas dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Di alam liar, mereka dapat ditemukan di dataran banjir, kolam air tawar, rawa-rawa, dan sungai.

Florida Gar (Lepisosteus Platyrhincus)

fishinrules.com

fishinrules.com

Florida Gar kebanyakan mereka dapat ditemukan di daerah Florida dan Georgia  di Amerika Serikat bagian tenggara. Habitat asli mereka terdiri dari sungai, parit drainase sungai, sungai dataran rendah, kanal dan danau.

Mereka lebih memilih perairan lebih tenang dengan banyak vegetasi, tangkai-tangkai yang mengambang di atas air, dan puing-puing lainnya. Akan tetapi mereka lebih sering ditemukan di daerah air sungai yang dangkal, vegetasi yang padat serta subtract berpasir atau berlumpur. Karena tempat tersebut sangat ideal untuk menyergap atau menangkap mangsa.

Namun banyak yang bingung membedakan antara Florida Gar dengan Spotted Gar. Untuk membedakannya, dibedakan dari satu sama lain terutama dari panjang moncong mereka.

Moncong pada Florida Gar, jarak dari depan mata ke belakang penutup insang kurang dari 2/3 nya. Sementara moncong pada Spotted Gar lebih dari 2/3. Florida Gar juga kekurangan sisik tulang di daerah tenggorokan.

Moncong yang panjang dengan lubang hidung yang terletak di ujung adalah adaptasi ideal untuk Florida Gar, karena memungkinkan mereka untuk mengapung dan bergerak di permukan air untuk meniru tongkat yang mengambang di air.

Mereka juga bisa bernafas dengan baik menggunakan insang atau paru-paru khusus seperti kandung kemih udara yang dapat bertahan hidup di panas. Karena air yang tergenang mungkin tidak memiliki oksigen yang cukup untuk sebagian besar spesies ikan lainnya.

Shortnose Gar (Lepisosteus Platostomus)

thebrackishtank.tumblr.com

thebrackishtank.tumblr.com

Lepsisosteus Platostomous merupakan bahasa Yunani. Lapisosteus yang berarti “tulang skala”, sedangkan Platostomus yang berarti “mulut luas”. Shortnose Gar dapat dibedakan dari spesies Texas lain bahwa Shortnose Gar tidak memiliki dua baris gigi di rahang atas seperti moncong panjang yang dimiliki oleh Longnose Gar dan bintik-bintik pada Spotted Gar atau gar tutul.

Shortnose Gar dapat ditemukan di sungai Mississipi  dari selatan pusat Ohio, Amerika Utara dan Wisconsin untuk Montana dan selatan ke Albama dan Lousina. Spesies ini juga ditemukan di danau Michigan drainase di Wisconsin. Shortnose Gar mungkin tersebar dari sungai Mississipi melalui sungai Wisconsin.

Habitat Shortnose Gar meliputi danau, rawa, kolam yang tenang, dan sungai. Shortnose Gar merupakan sebuah spesies yang sangat mirip dengan gar tutul dalam bentuk tubuh dan penampilan umumnya.

Shortnose Gar memiliki mulut penuh dengan jarum tajam seperti gigi dan mereka memiliki sisik berbentuk berlian sangat keras. Skala ini tidak tumpang tindih seperti yang mereka lakukan pada kebanyakan ikan melainkan yang saling terkait dan membentuk armor seperti kulit luar.

Platinum Gar

hiko-hermawan.blogspot.com

hiko-hermawan.blogspot.com

Platinum gar ini merupakan salah satu jenis ikan gar yang paling mahal di antara yang lainnya. Ikan ini ditemukan di belantara hutan panas setelah salah satu orang menangkap piracucu atau bisa disebut dengan ikan arapaima dan ikan dorado. Untuk menangkap salah satu jenis gar ini cukup sulit.

Di dalam air, palainum gar ini di bedakan dari jenis aligator gar normal lainnya. Namun pada kenyataannya, platinum gar ini secara selektif dikembangbiakkan dengan beberapa varian ikan aligator gar lainnya. Sebenarnya di alam bebas, jenis platinum gar ini tidak ditemukan.

pinterest.com

pinterest.com

Sedikit para ahli yang mengetahui tentang platinum gar ini.Mungkin beberapa dari sesesorang telah membikakkan dengan beberapa aligator lainya atau divariasikan dalam perkawinan ikan aligator ini secara ilmiah atau albino.

Namun karena platinum gar ini memiliki sebuah sisik yang terlihat lebih indah dan menarik dikalangan para pecinta ikan aligator atau ikan hias yang lain, membuat ikan ini menjadi salah satu ikan hias paling mahal. Harganya pun bisa mencapai puluhan juta.

Itulah penjelasan singkat tentang ikan aligator atau ikan buaya yang bisa dipaparkan saat ini. Jika kita sering membaca sesuatu yang belum kita ketahui, itu akan menjadi suatu ilmu yang bermanfaat dan nantinya juga akan berguna bagi diri sendiri maupun orang lain.

2 Comments

  1. Christiana Agustus 7, 2016
    • aqieb September 30, 2016

Leave a Reply